Penulis : Tulus Yuwono|
Lumajang, pelitaprabu.com|
Sunarya (55) warga dusun Bulaktal desa Yosowilangun lor kecamatan Yosowilangun kabupaten Lumajang Jawa Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri menceburkan ke sungai Bondoyudo, Jumat (13/12/2024).
Berawal dari perselisihan antara korban dan Paiman suami korban, yang mana suami korban sedang membuat bediang atau perapian dekat tembok rumahnya dan sang korban melarang hingga sedikit cekcok.
Tanpa disadari sang suami, Sunarya meninggalkan rumah sekitar pukul 21.00 wib pamit kerumah saudaranya di desa Keting kecamatan Jombang kabupaten Jember Jawa Timur naik sepeda ontel/pancal hingga bermalam(12/12/2024).

Pagi hari jumat 13/12/2024 korban sempat membantu saudaranya memasak beberapa menit selanjutnya sekitar pukul 8 pagi korban ijin ke sungai dengan mengendarai sepeda pancal.
Karena lama tak kembali akhirnya saudaranya pun mencari Sunarya sang korban ke sungai, dan betapa kagetnya hanya menemukan sepada serta kalung punya korban.
Akhirnya saudaranya menghubungi suaminya yang lagi kerja membajak sawah. Dengan jarak kurang lebih 3 km rumah korban dengan lokasi kejadian sontak suami dan anak korban menuju lokasi disusul tetangga korban.

Berdasarkan keterangan saksi saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian, “korban sempat mengangkat tangannya sebelum hanyut terbawa arus sungai. Selanjutnya saksi beserta aparat desa Yosowilangun Lor melaporkan ke BPBD kabupaten Lumajang”, ujar Yendrik tetangga korban
Setelah mendapatkan laporan anggota BPBD mendatangi lokasi kejadian dan melakukan upaya penyusuran terhadap korban di sungai Bondoyudo. Sampai sore hari korban belum juga ditemukan akhirnya pencarian dilakukan besok pagi sabtu (14/12/2024).***















