Penulis : Sugianto
Kapuas, pelitaprabu.com|
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Drs. Septedy, M.Si memimpin rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Bappeda, Jalan Tambun Bungai, pada Jumat (3/1/2025).
Rapat ini dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat SE-Kabupaten Kapuas.
Sekretaris Daerah Septedy menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara OPD dan pemerintah kecamatan dalam merumuskan program prioritas yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Musrenbang RKPD adalah momen strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan rencana pembangunan pemerintah daerah. Saya harap semua pihak dapat memberikan masukan yang konstruktif, katanya.
Disampaikan Septedy, rapat ini membahas sejumlah isu strategis termasuk peningkatan infrastruktur, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan peningkatan pelayanan publik. Setiap OPD memaparkan usulan program kerja yang akan menjadi bagian dari RKPD 2026, sementara para Camat turut menyampaikan aspirasi dari masyarakat di wilayah masing-masing.
Rapat ini sebagai prapersiapan Musrenbag ditingkat kecamatan, jadi kita sepakat untuk menyusun jadwal pelaksanaan pra dan Musrenbag di kecamatan apa yang harus dipersiapkan pihak kecamatan dan kepala Bappedalitbanggda,ungkapnya.
Sekda berharap, setelah ada evaluasi dari Musrenbang di tahun sebelumnya maka Musrenbang kali ini lebih mempertahankan program yang disusun agar nantinya dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten agar kegiatan priotas yang ada di OPD jangan sampai tidak terlaksana.
Saya berharap melalui Musrenbang tingkat kecamatan dan kabupaten tidak ada lagi program prioritas yang tidak dilaksanakan disetiap OPD, tandasnya.
Kepala Bappeda Catur Riano menambahkan bahwa RKPD 2026 akan difokuskan pada pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan visi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kami berharap hasil Musrenbang ini dapat menghasilkan program-program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” katanya.
Ia menyampaikan Musrenbag merupakan kegiatan siklus tahunan dengan program kegiatan di masing-masing kecamatan dengan memperhatikan keaktifan pada Musrenbag itu sendiri. Dimana beberapa item yang belum efektif dilaksanakan terutama program kerja yang harus diprioritas yang belum lengkap serta personil untuk menghadiri kegiatan Musrenbag nantinya.
Nantinya dari hasil Musrenbag desa dikompilasi ditingkat kecamatan kembali apa yang belum masuk pada program prioritas harus dilakukan finalisasi baru dibawa ke tingkat kabupaten untuk dilakukan pembaharuan data yang disesuaikan dengan program prioritas kerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah, tutupnya.
Musrenbang RKPD ini diakhiri dengan diskusi dan penyusunan rancangan akhir yang akan dibahas lebih lanjut dalam tahapan perencanaan berikutnya. Sekretaris Daerah mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh peserta dan berharap hasil rapat ini dapat menjadi landasan kuat untuk pembangunan daerah yang lebih baik.***















