Berita  

Paguyuban Pengecer Pupuk Indonesia Kecamatan Yosowilangun Lumajang Sepakat jual Harga Eceran Tertinggi ( HET)

banner 120x600

Penulis : Tulus Yuwono|

Lumajang, pelitaprabu.com|

 

Paguyuban Pengecer Pupuk Indonesia Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang mengadakan pertemuan dengan Distributor pupuk Podomoro membahas harga pupuk bersubsidi di Yosowilangun.

Dalam acara yang di hadiri para pengecer pupuk se Kecamatan Yosowilangun juga Kelompok Tani ( POKTAN) di Gedung Koperasi Guru Yosowilangun ( KGY),”diharapkan dapat menemui titik terang masalah harga eceran tertinggi,” ujar salah satu peserta,Rabu ( 22/1/3025 ).

Bambang H,selaku pemilik toko Podomoro juga Distributor Pupuk Indonesia di Kecamatan Yosowilangun menjelaskan pentingnya pertemuan ini untuk menyelaraskan harga pupuk bersubsidi yang ada di Yosowilangun.

Pertemuan yang diselenggarakan Distributor dalam hal ini agen resmi Podomoro, ketua Paguyuban Pengecer Pupuk Indonesia Kecamatan Yosowilangun Jumadi sangat berterimakasih dengan adanya ini biar ada kesepakatan bersama.

Acara yang berlangsung sekitar dua jam telah mendapat kesepakatan Harga Eceran Tertinggi ( HET),”saya dan para pemilik kios pupuk merasa senang dengan hasil kesepakatan di pertemuan ini,” ujar Jumadi.

Berikut Harga Eceran Tertinggi ( HET) pupuk bersubsidi di Yosowilangun
1. UREA Rp. 112.500/zak
2. PHONSKA Rp. 115.000,50kg/zak
3. ORGANIK Rp. 32.500/zak

Dengan penetapan ini tidak ada kenaikan harga pupuk di wilayah Yosowilangun, Lumajang, Jatim,”Harapan kami tidak ada lagi kelangkaan pupuk sehingga dapat memenuhi harapan yang telah dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto tentang Swasembada Pangan.

Pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian telah dijelaskan di Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 4 Tahun 2023 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian yang mengatur mengenai bagaimana pengadaan dan penyaluran pupuk hasil subsidi dari pemerintah yang pemanfaatannya digunakan untuk kebutuhan petani atas dasar program pemerintah di sektor pertanian.

Di akhir pertemuan Bambangan H. Berpesan pentingnya senergi antara Distributor, Pengecer, dan para petani sehingga dapat menopang Lumbung Pangan Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *