Indeks
Berita  

Peringatan Isra Miraj: Menginspirasi untuk Meningkatkan Amal Ibadah

Penulis : Sahroni |

Pandeglang, pelitaprabu.com|

 

Masjid Al-Imron di Kampung Citapis, RT 03/09, Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi saksi kemeriahan acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar pada 27 Januari 2025.

Dihadiri oleh masyarakat sekitar, peringatan Isra Miraj ini mengusung tema “Isra Miraj Menginspirasi Kita untuk Terus Meningkatkan Amal Ibadah dan Menjadi Insan yang Lebih Baik”, acara ini berlangsung khidmat dan penuh keberkahan.

Dipimpin oleh panitia Ustadz Juhra, rangkaian acara berjalan dengan lancar. Al-Ustadz Juhni yang bertindak sebagai MC membuka acara dengan penuh semangat, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Mukarom al.mukarom ustaz juhra. Suara merdu menggema, menambah kekhusyukan suasana.

Sholawat Nabi dilantunkan al.mukarom, ustadz muhamad Ripa’i dengan indah oleh santri dari Pondok Pesantren Baitul Sobirin, Kampung Citapis, di bawah pimpinan Ustadz Ropik. Acara semakin bermakna dengan sambutan dari Al-Ustadz Juhra yang mewakili Kasepuhan Abah Nurman, seorang tokoh sepuh yang sedang dalam kondisi kurang sehat.

Momen Inspirasi dan Siraman Rohani

Santriawati Aginda A. Jahra dari Pondok Pesantren Riadul Banat kp citapis kemudian memukau hadirin dengan menceritakan perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW secara detail, menggugah semangat dan keimanan para peserta.

Acara dilanjutkan dengan ceramah inspiratif yang disampaikan oleh Al-Mukarom Abiy Najmudin, pimpinan Pondok Pesantren Torikotul Huda.

“Makna Isra Miraj dan pentingnya menjaga shalat sebagai pondasi ibadah merupakan pengejawantahan dari Isra Miraj” ucap ustad Abiy dalam ceramahnya.

Tak lupa, Al-Mukarom Kiai Pendi memberikan siraman rohani dan mendoakan kesembuhan bagi Ustadz Ropik serta Kasepuhan Abah Nurman, agar keduanya segera diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Abiy Yawan Sutiawan, pimpinan Pondok Pesantren Riadul Banat. Doa tersebut menjadi puncak harapan agar masyarakat semakin kokoh dalam keimanan dan kebersamaan.

Exit mobile version