Berita  

Rakor Di Pendopo Kabupaten Jember Menghasilkan 9 Butir Penyelesaian Jalan Rusak Milik Pemprov Jatim

banner 120x600

Penulis : Tulus Yuwono|

Jember, pelitaprabu.com|

 

Bupati Jember Hendy Siswanto memimpin rapat koordinasi penyelesaian masalah jalan rusak milik Pemerintahan Provinsi di Kecamatan Rambipuji, Kecamatan Puger dan Kecamatan Jombang di Pendopo Kabupaten Jember Jawa Timur, Senin ( 13/1/3025 ) sore.

Hendy Siswanto didampingi Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun BarlamanBarlaman. Rapat tersebut didampingi Asisten II Pemerintah Provinsi Jatim Joko Irianto, Kepala Dinas Perhubungan Nyono, Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim Hadi Pramoedjo, Anggota DPRD Jawa Timur Satib, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim.

Hadir pula Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Bayu Pratama Gubunagi, Komando Distrik Militer 0824 Letnan Kolonel Artileri Medan Indra Andriaansyah, Para Ketua Fraksi di DPRD Jember , dan sejumlah organisasi perangkat daerah Kabupaten Jember.

Selain itu rapat diikuti perwakilan warga Kecamatan Puger dan Pabrik Semen PT. IMASCO ASIATIC yang sedang berkonflik kerusakan jalan. Di depan Pendopo ratusan warga menanti hasil tersebut. Setelah sebelumnya sempat memblokade jalur transportasi di Kecamatan Puger pada 8 – 11 Januari 2025. Karena rusaknya jalan akibat dilewati truk yang bermuatan lebih.

Hendy mengatakan, persoalan tersebut cukup lama terjadi.”Problem utamanya adalah angkutan yang overload hingga 50 T. Ini sangat beresiko jalan. Jalan pasti rusak,”katanya.

Jalan yang merenteng antara Kecamatan Rambipuji, Puger sampai Kecamatan Jombang sebenarnya setiap tahun diperbaiki. Bahkan tahun ini Pemprov Jatim sudah mengalokasikan Rp. 52 miliar untuk perbaikan jalan. “Tapi memang bebannya besar di situ dan intensitas hujan tinggi, kerusakan cepat terjadi,” kara Hendy.

Hendy mengatakan, semua persoalan bisa diselesaikan. “InsyaAllah kalau kita menurunkan ego kita masing-masing,” katanya. Dengan demikian bisa tercapai kesepakatan penyelesaian jangka pendek, menengah dan panjang.

Jadi rapat yang berlangsung sekitar dua jam tersebut akhirnya dicapai 9 butir kesepakatan

1. Warga dilarang menutup jalan umum

2. Kendaraan dump truk dengan kapasitas maksimal 15 ton tetap diperkenankan lewat.

3. Tim Reaksi Cepat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur akan melakukan perbaikan jalan setiap hari.

4.PT.Semen IMASCO ASIATIC akan memberikan CSR ( Dana Tanggung Jawab Sosial) kepada Pemerintah dan mempelajari skema Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha ( KPBU).

5. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan Betonisasi di ruas jalan Kasiyan – Puger dengan dana Rp. 30 miliar.

6. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur akan mengusulkan peningkatan kelas jalan mengacuh dari surat Pemerintah Kabupaten Jember

7. Dinas Perhubungan Kabupaten Jember akan memberikan stiker kepada angkutan yang dimiliki oleh perusahaan lokal.

8. Penempatan barrier di lima titik ( simpang tiga Kasiyan Timur, simpang tiga Rambipuji, simpang tiga Balung, simpang tiga Gumukmas dan Perbatasan simpang tiga Jombang).

9. Seluruh peserta rapat koordinasi dari berbagai jajaran telah sepakata atas hasil rapat ini.

Hendy menyadari dengan persoalan yang bertahun-tahun terjadi antara warga dengan PT. IMASCO ASIATIC tidak bisa selesai dalam sekejap,” Bimsalabim, jalannya langsung jadi semua. Tidak mungkin diselesaikan secara cepat, satu bulan selesai semua. Tidak mungkin karena jalan yang rusak itu cukup panjang,” katanya.

Namun,lanjut Hendy, pertemuan tersebut adalah niat baik untuk menyelesaikan persoalan karena ingin Jember tetap tenang dan kondusif,” kalau kita ada persoalan satu hal, jangan hal ini berdampak pada yang lain,”kata Hendy yang sekarang masih menjabat sebagai Bupati Jember.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *