Indeks
Berita  

Sopir Truk PT. IMASCO ASIATIC Mengeluh Akibat Blokade Jalan

Penulis : Tulus Yuwono|

Jember, pelitaprabu.com|

 

Akibat blokade jalan raya oleh warga Jember Selatan, kendaraan bermuatan Semen dan bahan baku produksi semen yang bermuatan melebihi tonase seukuran kelas jalan di wilayah Kasihan Timur Kecamatan Puger sangat dikeluhkan para sopir truk.

Seperti yang dialami salah satunya Bayu warga Jember sopir truk besar bermuatan Batu Bara dari Pelabuhan Probolinggo milik PT. IMASCO ASIATIC ini. Ia mengaku terjebak macet imbas dari aksi demo Blokade Jalan selama 3 hari.

“Saya hanya melaksanakan tugas menjalankan kendaraan saya tidak tahu apa-apa seharusnya Pabriknya yang ditutup, jadi kita sebagai sopir jelas sehingga tidak mengirim barang ke Pabrik IMASCO,” ujar Bayu.

Juga sama yang dirasakan Ali (6) sopir Dump Truk asal Krian Kabupaten Sidoarjo, ia pun mengaku lelah dan rugi dengan adanya pemblokadean jalan. Karena muatan yang seharusnya sudah dibongkar tidak bisa dibongkar.

Diapun mengatakan bahwa gaji yang diterima olehnya dari satu kali muat, permuat hanya berkisar 200 ribu dengan perhitungan, ongkos muatan 800 ribu, 600 ribu untuk solar sisanya 200 ribu gaji sopirnya. Sabtu (11/1/2025).

“100 ribu untuk saku 100 ribu untuk makan keluarga, kalau 3 hari belum dibongkar keluarga makan apa? saya pun disini sudah kehabisan,” ujar Ali.

Diketahui, di jalan pintu masuk menuju PT. IMASCO ASIATIC dipenuhi Truk yang berhenti yang disebabkan jalan raya di blokade warga karena jalan rusak.

Warga menuding rusaknya jalan sepanjang kurang lebih 20 km di sebabkan dari Truk besar bermuatan Semen dan bahan baku Semen milik PT. IMASCO ASIATIC yang melintas setiap hari.

Masyarakat sepanjang jalan yang rusak menunggu kebijakan Pemerintah dalam hal ini Dinas terkait untuk memperbaiki agar mengurangi laka lantas yang sering terjadi.***

Exit mobile version