Indeks
Berita  

Warga Oro-Oro Ombo Wetan Pasuruan Diduga Jadi Korban Intimidasi Oknum Perangkat Desa, Dipaksa Mengaku Sebagai Pencuri

Penulis Hasyim Asyari

Pasuruan, pelitaprabu.com

 

Seorang warga dusun sumberboto Desa Oro Oro ombo wetan kecamatan Rembang pasuruan , berinisial NH, mengaku menjadi korban intimidasi oleh sejumlah Oknum perangkat desa. Korban menyatakan bahwa ia dipaksa untuk mengaku sebagai pelaku pencurian, meskipun dirinya merasa tidak pernah melakukan tindakan tersebut.

Menurut keterangan korban, insiden ini terjadi pada Minggu 12 Januari 2025 Kurang Lebih jam 23:00 di Rumah Salah satu RT . Korban dipanggil oleh Oknum perangkat desa dengan alasan klarifikasi atas dugaan pencurian barang milik warga lain. Namun, selama proses tersebut, korban merasa mendapat tekanan psikologis dan ancaman verbal dari beberapa oknum perangkat desa.

“Mereka memaksa saya mengaku. Saya terus menyangkal karena memang tidak mencuri, tapi mereka tetap menekan saya dengan ancaman,” ujar korban dengan wajah penuh kesedihan.

Kasus ini telah memicu perhatian masyarakat desa, yang sebagian besar mengecam tindakan intimidasi tersebut. Salah satu Keluarga, Hasyim Asyari menyatakan bahwa perangkat Desa seharusnya mengutamakan asas praduga tak bersalah dan tidak melakukan tindakan sewenang-wenang.

“Sangat disayangkan. Sebagai aparat desa, mereka seharusnya menjadi contoh dalam menyelesaikan masalah dengan cara yang bijak, bukan malah menekan warga,” ungkap Hasyim.

Saat awak media konfirmasi ke perangkat dusun sumberboto Mistar, menyampaikan saya hanya Terima aduan dari perangkat dusun lain.

Iya menambahkan bahwasanya “tidak ada intimidasi dan tekanan, tetapi saya menyaksikan dan mencari solusi, karna NH adalah salah satu warga dan itu tanggungjawab jawab saya.” Tutupnya

Exit mobile version