Penulis : Rido |
Probolinggo, pelitaprabu.com |
Beragam aksi nyata ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 169 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Melalui kolaborasi program pendidikan dan keagamaan, mereka hadir mendampingi anak-anak setempat lewat kegiatan belajar bersama, mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), hingga wadah Pengembangan Minat dan Bakat (PMB).
Sesi belajar bersama digelar secara rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 15.00–16.30 WIB. Pendampingan ini dirancang dengan suasana yang santai dan interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi sekolah sekaligus menyelesaikan tugas harian mereka.

Tak hanya akademis, sisi spiritual juga menjadi fokus utama. Setiap sore hingga jelang Isya, para mahasiswa turun langsung membantu pengajaran Al-Qur’an di TPQ Musholla Shohabat dan Musholla Nurul Hasan. Materi yang dibawakan mencakup bimbingan membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, hingga dasar-dasar ilmu keagamaan.
Guna melengkapi fondasi akademis dan spiritual tersebut, mahasiswa KKN 169 UINSA menghadirkan program PMB setiap Sabtu sore. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta menyalurkan potensi kreatif anak-anak Desa Sentul secara intensif.
Mendekati akhir masa pengabdian, fokus kegiatan belajar sore dan TPQ dialihkan sementara sejak 10 Juli 2026 untuk persiapan latihan penutupan. Puncaknya, pada acara penutupan KKN tanggal 21 Juli 2026, anak-anak Desa Sentul tampil memukau menunjukkan keberanian serta bakat yang telah diasah selama pendampingan.

Inisiatif ini mendapat respons hangat dari orang tua, pengurus TPQ, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mahasiswa KKN UINSA Kelompok 169 tidak hanya wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat, tetapi juga meninggalkan jejak positif bagi tumbuh kembang generasi muda Desa Sentul.***















