Indeks
Berita  

Menteri LH Puji Pengelolaan Sampah Banjardowo Jombang

Penulis; Bayu |

Jombang, pelitaprabu.com |

Pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat. Penilaian itu disampaikan usai dirinya meninjau langsung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Jombang.

Menteri Jumhur menyebut manajemen pengelolaan sampah di Jombang masuk kategori baik. Penilaian tersebut didasarkan pada penerapan sistem sanitary landfill modern di TPA Banjardowo.

“Secara manajemen pengelolaan sampah, Jombang sudah baik,” kata Jumhur kepada awak media.

Sampah Dipilah Sejak Awal

Menurut Jumhur, sampah di TPA Banjardowo dikelola melalui proses pemilahan sejak tahap awal. Petugas memilah, memilih, dan mengelola sampah secara bertahap sebelum masuk proses akhir.

Ia membandingkan pola tersebut dengan sistem pengelolaan sampah model lama. Model lama umumnya hanya mengandalkan pola timbul, angkut, dan buang tanpa pengolahan lanjutan.

“Pengelolaan sampah selama ini timbul, angkut, buang yang jumlahnya bisa sampai 100 persen. Kalau di Jombang tidak, sampah timbunan dipilah, diangkut, dipilah lagi lalu diolah sehingga memenuhi standar pengelolaan sampah yang baik,” ujar Jumhur, Rabu (17/06/2026)

Ia menilai sistem lama membuat hampir seluruh volume sampah berakhir tanpa pengolahan. Kondisi ini berbeda dengan pendekatan yang diterapkan Pemkab Jombang saat ini.

Pemkab Jombang Sambut Kunjungan Menteri

Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid, yang akrab disapa Gus Salman, menyambut baik kunjungan Menteri LH ke Jombang. Ia berharap kunjungan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini bapak menteri bisa berkunjung ke Jombang menyaksikan langsung pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang. Kedatangan pak menteri ke Jombang semoga membawa manfaat kepada masyarakat Jombang,” ungkap Gus Salman.

Gus Salman didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum saat menerima kunjungan tersebut. Ia menyebut keberadaan TPA Modern Banjardowo turut mendongkrak efektivitas pengelolaan sampah di daerahnya.

Kapasitas Pengolahan Capai 300 Ton per Hari

Gus Salman memaparkan data kapasitas pengolahan sampah di TPA Banjardowo. Fasilitas ini mampu menangani sebagian besar volume sampah harian Kabupaten Jombang.

“Sangat efektif, dari total sampah 500 ton per hari, sebanyak 300 ton sampah dapat dikelola di TPA Banjardowo, Jombang,” tandasnya.

Dengan capaian tersebut, TPA Banjardowo mengolah sekitar 60 persen dari total volume sampah yang dihasilkan warga Jombang setiap hari. Pemkab Jombang menargetkan efektivitas pengelolaan terus meningkat ke depan.

Kunjungan Menteri LH ini menjadi bentuk evaluasi langsung pemerintah pusat terhadap pengelolaan sampah di daerah. Jombang pun menjadi salah satu contoh daerah dengan manajemen sampah modern di Jawa Timur.***

Exit mobile version