Penulis : Ade Nasution |
Labura, pelitaprabu.com |
Sebanyak 16 peserta didik Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKs IT SSsdxxhah Hamidun Majid Bandar Durian, Kecamatan Aek Natas, resmi memulai kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di SAE Digital Akademi, Jalan Bunga Rinte, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan PKL ini merupakan bagian dari komitmen SMKs IT Shah Hamidun Majid dalam mempersiapkan peserta didik menjadi lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
Sebanyak 16 siswa DKV tersebut akan melaksanakan PKL selama dua bulan. Selama berada di lingkungan industri, para peserta didik diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh di sekolah sekaligus memperoleh pengalaman nyata mengenai budaya kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kreativitas, kerja sama tim hingga penyelesaian pekerjaan sesuai standar dunia industri.

Kegiatan serah terima peserta PKL berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dari pihak SAE Digital Akademi, peserta PKL disambut langsung oleh Sindy Anggraini, ST. Sementara dari pihak SMKs IT Shah Hamidun Majid hadir Kepala Sekolah Ade Irwansyah Putra Nasution, S.Pd., M.Pd., Ketua Panitia PKL Jelita Tua Nainggolan, S.Hum., Gr., serta Guru Pembimbing Erli Ariani, S.Pd., Gr.
Bukan Sekadar PKL, tetapi Menyiapkan Siswa Menghadapi Dunia Kerja
Ketua Panitia PKL SMKs IT Shah Hamidun Majid, Jelita Tua Nainggolan, S.Hum., Gr., mengatakan bahwa PKL merupakan bagian penting dalam pendidikan vokasi karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menguji sekaligus mengembangkan kompetensi yang telah dipelajari di sekolah.
Menurutnya, pengalaman langsung di dunia kerja akan memberikan pembelajaran yang berbeda bagi peserta didik. “PKL bukan sekadar menjalankan program sekolah. Ini merupakan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar menjadi tenaga kerja yang sesungguhnya. Mereka harus belajar disiplin, bertanggung jawab, berkomunikasi, bekerja dalam tim dan menyelesaikan pekerjaan sesuai standar yang diberikan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta PKL agar menjaga sikap dan nama baik sekolah selama mengikuti kegiatan. “Kalian membawa nama SMKs IT Shah Hamidun Majid. Tunjukkan bahwa siswa kita memiliki karakter yang baik, disiplin, sopan, kreatif dan mampu bekerja. Jangan hanya mengejar nilai PKL, tetapi manfaatkan dua bulan ini untuk mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya,” pesannya.
SAE Digital Akademi Sambut Baik Peserta PKL
Sementara itu, dari pihak SAE Digital Akademi, Sindy Anggraini, ST., menyambut baik kehadiran 16 peserta didik SMKs IT Shah Hamidun Majid untuk mengikuti kegiatan PKL. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh proses pembelajaran di lingkungan kerja dengan serius serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kompetensi dan pengalaman.
“Kami menyambut baik adik-adik SMKs IT Shah Hamidun Majid untuk belajar bersama di SAE Digital Akademi. Harapan kami, selama dua bulan ini mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga memahami bagaimana bekerja secara disiplin, bertanggung jawab dan profesional,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan dunia industri dalam proses pendidikan sangat penting untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Dengan demikian, kompetensi yang mereka miliki dapat semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala Sekolah: Siswa Harus Memiliki Kompetensi dan Pengalaman
Kepala SMKs IT Shah Hamidun Majid, Ade Irwansyah Putra Nasution, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kerja sama dengan Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja (DUDIKA) merupakan bagian penting dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ia menegaskan bahwa sekolah tidak ingin peserta didiknya hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman dan karakter kerja yang kuat. “Kami ingin anak-anak kami keluar dari sekolah dengan membawa kompetensi, pengalaman dan karakter kerja. Karena itu, mereka harus diberikan kesempatan untuk belajar langsung di dunia industri,” ujarnya.
Menurutnya, PKL juga menjadi momentum bagi sekolah untuk melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang selama ini dilaksanakan di sekolah. “Apa yang dipelajari di sekolah harus memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui PKL, siswa mendapatkan pengalaman langsung, sementara sekolah juga memperoleh masukan untuk terus memperbaiki proses pembelajaran,” tambahnya.
Siswa DKV Dituntut Kreatif dan Adaptif
Bagi peserta didik Jurusan DKV, pelaksanaan PKL di SAE Digital Akademi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keterampilan sekaligus mengembangkan kreativitas.
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut lulusan DKV untuk tidak hanya mampu menghasilkan karya visual, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Peserta didik juga dituntut mampu memahami kebutuhan pengguna, bekerja berdasarkan arahan atau brief, menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu, berkomunikasi dengan baik serta menghasilkan karya yang memiliki nilai dan relevansi. Melalui PKL, siswa akan mendapatkan kesempatan untuk merasakan secara langsung bagaimana proses kerja tersebut berlangsung. Mereka tidak lagi hanya mengerjakan tugas sebagai bagian dari pembelajaran di kelas, tetapi mulai berhadapan dengan kebutuhan, tuntutan dan standar kerja yang sesungguhnya.
Perkuat Link and Match dengan DUDIKA
Pelaksanaan PKL selama dua bulan ini menjadi salah satu langkah SMKs IT Shah Hamidun Majid dalam memperkuat link and match antara pendidikan di sekolah dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja (DUDIKA). Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan PKL, tetapi dapat berkembang menjadi kemitraan yang lebih luas dalam pengembangan kompetensi peserta didik, sinkronisasi kebutuhan industri, pembelajaran berbasis proyek hingga pengembangan peluang karier bagi lulusan. Bagi SMKs IT Shah Hamidun Majid, keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari kemampuan peserta didik menyelesaikan pendidikan, tetapi juga dari seberapa siap mereka ketika memasuki dunia kerja.
Melalui pelaksanaan PKL ini, sekolah berharap 16 peserta didik DKV mampu memanfaatkan dua bulan di dunia industri sebagai ruang untuk belajar, berkarya, beradaptasi dan membangun karakter profesional. Dengan bekal pengalaman tersebut, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang kompeten, kreatif, berkarakter, mandiri dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.***















